Logo IDSECCONF 2019 adalah inti sari dari perpaduan antara Topeng Klana, Warna dasar Merah, Perisai, Peta Indonesia, Mikrofon dan Pita merah bertuliskan “Kota Cirebon” serta Gapura.

Topeng diambil dari topeng klana, dalam seni Tari Topeng Cirebon yang dalamsejarahnya dijadikan sebagai media dakwah. Penggunaan Topeng Klana ini untuk menggantikan topeng Guy Fawkes, yang dikenal sebagai simbol untuk kelompok hacktivis, Anonymous dan protes anti-pemerintah dan anti-kemapanan lainnya di seluruh dunia. Secara umum topeng digunakan sebagai simbolisasi perlindungan privasi kita.

Warna dasar Merah disesuaikan dengan warna Topeng Klana. Secara semantic, warna merah memiliki arti tindakan, kecepatan, tegas, percaya diri, energik, menarik, kuat, bersemangat, motivasi, spontan dan menentukan, serta utamanya berani, seperti pada arti lambang bendera Merah-Putih. Artinya, seluruh makna sifat warna merah ini diharapkan menjadi dasar semangat bagi siapapun yang akan hadir atau terlibat di acara IDSECCONF 2019.

Perisai bermakna alat pertahanan dalam sistem persenjataan, menandakan sebagai seorang hacker harus bisa melindungi apa yang menjadi aset dia dari serangan hacker lain.

Peta Indonesia dalam perisai menandakan wilayah tanah air Indonesia yang harus dilindungi oleh segenap aktivis dunia IT dari serangan Cyber dalam kerangka ketahanan nasional.

Mikrofon pada tulisan idsecconf merupakan salah satu alat untuk membantu komunikasi manusia. Ini berarti sebagai pegiat IT harus berperan aktif dalam mengkomunikasi kan perkembangan dunia IT dalam bentuk apapun, salah satunya adalah dalam bentuk seminar.

Pita merah yang bertuliskan “Kota Cirebon”, adalah gabungan makna pita merah dan “Kota Cirebon. Pita merah adalah simbol untuk mempersatukan dunia. Jadi secara filosofis artinya adalah pemersatu komunitas yang dimulai dari kota Cirebon.

Gapura adalah suatu struktur yang merupakan pintu masuk atau gerbang ke suatu kawasan. Secara filosofis berarti bentuk selamat datang bagi komunitas hacker di kota Cirebon, atau diartikan sebagai suatu gerbang menuju kawasan masa depan yang cerah dan sukses.

Jadi, makna secara keseluruhan, adalah gerbang masa depan bagi para hacker atau aktivis dunia IT yang sadar akan pertahanan di seluruh wilayah Indonesia, namun tetap berlandaskan kesadaran budaya lokal kawasan Cirebon yang sarat dan dalam akan makna filosofi dan berakar sejarah.

WAKTU PELAKSANAAN

Kegiatan yang digelar selama dua hari, yaitu hari Sabtu dan Minggu, 16 – 17 Maret 2019

TEMPAT PELAKSANAAN

STMIK CIC Cirebon
Jl. Kesambi, Drajat, Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45133

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.